Kamis, 05 Maret 2009

ANATOMY & FISIOLOGI SISTEM RESPIRASI

BY ROSALINA (KMB I)

  • Fungsi utama :

untuk memperoleh oksigen agar dapat dipergunakan oleh sel tubuh dan mengeluarkan CO2 yg dihasilkan oleh sel

  • Respirasi menggambarkan 2 proses :
    • Respirasi internal (seluler)
    • Respirasi eksternal


Anatomi

  • Traktus respiratorius dimulai dari mulut dan hidung s/d alveoli
  • Terdiri dari saluran nafas bagian atas dan bagian bawah
  • Saluran napas bagian atas

menyaring partikel2 udara; melembabkan dan menghangatkan udara inspirasi

Rongga hidung

  • Terbentuk dari tulang dan kartilago
  • Bagian hidung yang terbuka pada wajah disebut nostril nares
  • Setiap nostril membentuk rongga yang disebut vestibula
  • Bagian anterior vestibula : kulit & rambut (vibrissae) yg menyaring benda asing & mencegah dari inhalasi
  • Bagian posterior : membran mukosa yg tersusun dr sel epitelial yg menghasilkan mukus

    Faring

  • Saluaran bersama resp. dan digesti
  • Terdapat mekanisme refleks untuk menutup trakea selama proses menelan

    Faring terbagi 3 :

  • Nasofaring terletak diatas palatum lunak
  • Orofaring; bagian faring yg tampak jika lidah ditekan; yg menerima udara dari nasofaring dan makanan dari rongga mulut
  • Laringofaring : bagian inferior dr faring yg berfs utk resp dan digesti

    Laring

  • Disebut juga kotak suara
  • Letak : vertebra cervikalis 4 dan 6
  • Bagian posterior dari laring : esofagus
  • Membatasi saluran nafas bagian atas dan bawah
  • Diatas laring terdapat epiglotis yang akan menutup pada proses menelan
  • Mendapat suply darah dari arteri tiroid
  • Bagian internal terdiri dari lapisan otot
  • Saluran nafas bagian bawah

Trakea & Bronkus

  • Panjang 12 cm dg cincin kartilago
  • Percabangan trakea : membentuk bronkus

karina

  • Karina terletak pada T5 (ekspirasi) dan T6 (inspirasi)

    Bronkiolus

  • Bronkus akan terus bercabang membentuk diameter yg semakin kecil : bronkiolus
  • Diujung bronkiolus terkumpul alveoli
  • Dinding bronkiolus mengandung otot polos & dipersarafi oleh sistem saraf otonom, peka terhadap hormon tertentu dan zat kimia tertentu

    Alveoli

  • Kantung udara tipis, dapat mengembang dan berbentuk buah anggur yg terdapat diujung percabangan sal. Pernapasan
  • Dinding alveolus terdiri dari lapisan sel alveolus Tipe I (membranuos pneumocytes)
  • Epitel alveolus juga mengandung sel alveolus Tipe II yg mengeluarkan surfaktan
  • Ruang interstitium antara kapiler dan alveolus membentuk sawar yg sangat tipis (0.2 µm)

    Mekanika pernafasan

  • Udara keluar-masuk paru selama proses respirasi mengikuti penurunan gradien tekanan
  • Ada 3 tekanan yg berbeda yg penting pada proses vetilasi :
  1. Tekanan atmosfer : 760 mmHg
  2. Tekanan intrapulmonalis (intra-alveolus)
  3. Tekanan intrapleura (intratoraks) : 756 mmHg
  • Kohesivitas cairan pleura dan gradien tekanan transmural menjaga toraks dan paru berhadapan erat
  • Saluran nafas menentukan laju aliran apabila terjadi penyempitan
  • Penyesuaian saluran nafas dilakukan oleh sistem saraf otonom
  • Resistensi saluran nafas meningkat pada ekspirasi dibandingkan inspirasi (asma)

Terdapat kontrol lokal yang bekerja pada otot polos saluran pernafasan

  • Otot polos arteriol, otot polos bronkiolus peka terhadap perubahan yang terjadi di sekitanya, terutama konsentrasi CO2
  • Otot polos vaskuler mnecocokkan aliran darah

dengan aliran udara

  • Recoil elastik

mengacu seberapa mudah paru kembali ke bentuknya semula

setelah diregangkan

sifat ini menentukan kembalinya paru ke volume prainspirasi

  • Compliance

usaha yg diperlukan utk mengembangkan paru

ukuran tk perubahan vol paru yg ditimbulkan oleh gradien tekanan transmural

Siklus pernafasan

  • Sebelum inspirasi :
    • Otot-otot pernafasan melemas
    • Tidak ada udara mengalir
    • Tekanan intra alveolus setara dengan tekanan atmosfir
  • Awal inspirasi
    • Otot inspirasi diafragma & otot interkostalis eksternal terstimulasi
    • Terjadi pembesaran rongga toraks
  • Inspirasi dalam :
    • Kontraksi lebih kuat otot diafragma & otot interkostalis eksternal
    • Mengaktifkan otot-otot tambahan pernafasan di leher

mengangkat sternum & 2 iga pertama

untuk memperbesar rongga toraks

  • Akhir inspirasi :
    • Otot inspirasi melemas
    • Dinding dada dan paru kembali ke ukuran prainspirasi

    Proses ekspirasi

  • Tekanan intra-alveolus 761 mmHg
  • Aliran udara keluar mengikuti penurunan gradien tekanan
  • Ekspirasi aktif :
    • Kontraksi otot ekspirasi (otot-otot abdomen & otot-otot enterkostalis internal)
    • Mengurangi volume toraks

    Pertukaran Gas

Faktor Yang mempengaruhi :

  • Gradien tekanan parsial O2 dan CO2
  • Luas permukaan membran alveolus
  • Ketebalan sawar membran alveolus
  • Koefisien difusi (daya larut gas dalam membran)

Transportasi Gas

  • Oksigen
    • Larut secara fisik 1.5 %
    • Terikat ke Hemoglobin 98.5%
  • CO2
    • Larut secara fisik 10%
    • Terikat ke Hemoglobin 30%
    • Sebagai bikarbonat (HCO3-)

Pengkajian

  • Data Demografi
  • Keluhan sekarang : sesak napas, batuk, produksi sputum, hemoptysis, wheezing, stridor, chest pain
  • Riwayat kesehatan sebelumnya meliputi klien dan anggota keluarga (imunisasi, hospitalisasi, pengobatan, alergi)
  • Riwayat Psikososial : pekerjaan, letak geografi, lingkungan, kebiasaan, olahraga, nutrisi

Pemeriksaan fisik

Inspeksi

  • Kepala dan leher
  • Dada :
  • Konfigurasi dinding dada (ukuran dada, simetris, catat diameter AP)
  • Deformitas dada : barrel chest, pigeon chest, funnel chest, kyposkoliosis torasik
  • Pergerakan dada : obs. Kedalaman resp, irama & frekuensi
  • Jari-jari tangan & kaki : clubbing, warna kuku, CRT


Perkusi

teknik pengkajian dengan menggunaan ketukan pada dinding dada untuk mrnghasilkan suara

resonan, sonor

Palpasi

menggunakan tangan untuk merasakan bermacam struktur yang terdapat dibawah permukaan tubuh

  • Trakea
  • Dinding dada
  • Taktil premitus

Auskultasi

  • Normal :
  • vesiculer
  • Bronkial
  • Bronkovesikuler
  • Abnormal
  • Crakles
  • Ronki
  • Wheezing
  • Pleural friction rubs

Test Diagnostik

A. Tes untuk mengevaluasi fungsi paru

  • Tes fungsi paru
  • Pulse Oksimetri
  • Analisa gas darah arteri

Pulse oksimetri

  • Metode yang aman dan sederhana untuk mendeteksi oksigenasi
  • Oksimeter akan membaca persentase saturasi oksigen (SaO2)

Analisa Gas Darah

  • Analisis dengan menggunakan darah arteri untuk menugukur secara langsung :
  1. PaO2 : 80 -100 mmHg
  2. PaCO2 : 35 - 45 mmHg
  3. pH : 7.35 – 7.45
  4. SaO2 : 90%
  5. HCO3- : 22 – 26 mEq/L

Tes untuk mengevaluasi struktur anatomi

  • Rontgen
  • Ultrasonografi
  • Fluoroscopy
  • Bronchoscopy
  • Endoscopy Thoracotomy
  • Pulmonary Angiography

Chest X-ray

  • Bagian dari prosedur sreening rutin
  • Adanya suspect penyakit paru
  • Untuk memonitor gangguan & abnormalitas respirasi
  • Untuk memastikan letak kateter pada endotrakeal & trakeostomy
  • Setelah trauma dada

Ultrasonografi

  • Menggunakan gelombang ultrasonic untuk mengkaji berbagai struktur tubuh
  • Digunakan bersama dengan prosedur dignostik yg lain : thoracentesis, biopsi pleura

Fluroscopy

  • Observasi diafragma selama inspirasi dan ekspirasi
  • Mendeteksi pergerakan mediastinal selama nafas dalam
  • Mengkaji jantung, pembuluh darah & struktur yang berhubungan
  • Mengidentifikasi abnormalitas esofangeal
  • Mendeteksi massa pd mesdiastinal

Bronchoscopy

Untuk pemeriksaan diagnostik :

  • Mengevaluasi tumor untuk kepentingan operasi
  • Mengambil spesimen jaringan untuk diagnostik
  • Evaluasi bagian yang mengalami perdarahan

Bronchoscopy terapeutik :

  • Mengeluarkan benda asing
  • Mengeluarkan sekresi yang kental
  • Tindakan post operasi atelektasis
  • Menghancurkan atau mengangkat lesi

Pulmonary Angiography

untuk mendeteksi :

  • Abnormalitas kongenital dari percabangan vaskuler paru
  • Abnormalitas dari sirkulasi vena paru
  • Penyakit yg ada pada arteri & vena paru
  • Kerusakan akibat empisema
  • Lesi pada pembuluh perifer paru
  • Adanya tromboemboli paru
  • c. Analisis spesimen
  • Sputum
  • Thoracentesis
  • Biopsi : biopsi pleura, biopsi paru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar